Remaja Cerdas Peduli Kebersihan Lingkungan
Seperti yang kita ketahui, banyak sampah yang berserakan di mana-mana baik itu sampah organik maupun non organik. Sampai saat ini secara keseluruhan penyuluhan kesehatan yang dilakukan oleh petugas kesehatan masyarakat (Kesmas) menyangkut program pemerintah tentang kebersihan lingkungan masih kurang efektif, dan tingkat kesadaran masyarakat pun masih sangat kecil.
Lingkungan yang sehat terkadang sering tidak kita perhatikan karena kesibukan kita masing-masing. Sehingga lingkungan sekitar tidak dijaga kebersihannya. Pada hakikatnya, kebersihan adalah sebagian dari iman.
Namun, banyak dari kita yang belum peduli tentang pentingnya kebersihan di lingkungan sekitar. Masih banyak orang yang acuh tak acuh pada kebersihan lingkungan sekitar.
Padahal, menjaga kebersihan sangat penting bagi diri kita. Dimana kita akan menjadi lebih sehat, dan lingkungan menjadi tampak lebih bersih dan asri.
Seharusnya untuk membuat lingkungan bersih, para remaja harus lebih banyak belajar dan lebih kreatif lagi dalam memanfaatkan sampah-sampah atau barang bekas yang tidak terpakai.
Muhammad Dodik selaku salah seorang aktivis pengolah sampah daur ulang menjadi lebih berguna mengatakan, �Lebih perdalam lagi pengetahuan tentang pengolahan sampah dan tentang kegunaan sampah yang bisa diolah. Ikuti sosialisasi tentang sampah. Sehingga sampah tidak terbuang percuma.�
Tapi minimnya kepedulian kita terhadap kebersihan akan berpengaruh buruk pada diri kita sendiri. Contohnya, disaat kita membuang sampah sembarangan, kemudian hujan, sampah yang kita buang akan menyebabkan banjir. Alhasil, kita tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari seperti bekerja, sekolah,dan lebih parahnya lagi kita akan terserang penyakit.
Pada kenyataannya, sampah tidaklah salah. Tapi yang salah adalah perbuatan dari manusianya itu sendiri dalam membuang sampah. Kesadaran akan kebersihan harus ditingkatkan mulai dari sekarang. Khususnya di kalangan remaja yang akan menjadi penerus bangsa di kemudian hari.
Karena pada dasarnya, jika pemimpin tidak menjaga kebersihan, bagaimana dengan masyarakatnya. Yang seharusnya mencontoh perbuatan dari pemimpinnya.
Selain untuk mendapatkan derajat kesehatan yang lebih baik, lingkungan sehat juga bisa melahirkan kreativitas lebih. Ide-ide cemerlang pun bermunculan. Konsentrasi tetap terjaga, tidak terganggu oleh aroma bau, pemandangan pun sedap, indah untuk dipandang,tidak penuh sampah yang berserakan. Perasaan pun nyaman jadinya.
�Sekolah yang bersih sangat berkaitan dengan semangat belajar siswa.
Oleh karena itu, sebelum belajar pastikan dulu kelas dalam keadaan bersih. Agar siswa tidak malas belajar dan mampu menangkap dengan baik materi pelajaran,� kata Islahuddin Panggabean, selaku Wali Kelas XI SMK BBC Medan.
Remaja yang cerdas, seharusnya bisa lebih sadar dan peduli akan pentingnya kebersihan. Dengan melakukan hal-hal sederhana seperti, mengambil sampah yang berserakan tanpa harus di suruh, tidak merusak pohon-pohon atau tumbuhan lain disekitarnya dan melakukan go green!
Bayangkan jika kita sekolah di tempat yang sangat jorok kebersihan ruang dan sekitar tidak terjaga penuh sampah dan bau. Bisakah kita fokus? Tentu saja tidak, ini merupakan sebuah contoh kecil dari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Contoh kecil untuk para pelajar, seperti yang kita ketahui, bahwa semua pelajar diwajibkan menjaga kebersihan lingkungan sekolah khusunya kelas dengan cara menyapu kelas setiap hari, menyiram tanaman secara rutin, dan membuang sampah pada tempatnya.
Namun pada kenyataannya,hanya sedikit pelajar yang melakukan hal-hal di atas. Seperti yang dikatakan oleh Ketua Kelas XI SMK BBC Medan Ferry Hermansyah.
�Bagaimana kelas mau bersih, sedangkan siswa/i nya tidak memiliki motivasi untuk memiliki kelas yang bersih,� kata Ferry.
Memang bukan hal yang mudah untuk membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan, namun itu harus dimulai dari sekarang karena dengan melakukan hal-hal sederhana, otomatis kita menyelamatkan orang di sekitar kita. Jadi sudah seharusnya kita menjadikan menjaga kebersihan lingkungan di sekitar sebagai tanggung jawab masing-masing dan harus dilaksanakan!.
Namun, banyak dari kita yang belum peduli tentang pentingnya kebersihan di lingkungan sekitar. Masih banyak orang yang acuh tak acuh pada kebersihan lingkungan sekitar.
Padahal, menjaga kebersihan sangat penting bagi diri kita. Dimana kita akan menjadi lebih sehat, dan lingkungan menjadi tampak lebih bersih dan asri.
Seharusnya untuk membuat lingkungan bersih, para remaja harus lebih banyak belajar dan lebih kreatif lagi dalam memanfaatkan sampah-sampah atau barang bekas yang tidak terpakai.
Muhammad Dodik selaku salah seorang aktivis pengolah sampah daur ulang menjadi lebih berguna mengatakan, �Lebih perdalam lagi pengetahuan tentang pengolahan sampah dan tentang kegunaan sampah yang bisa diolah. Ikuti sosialisasi tentang sampah. Sehingga sampah tidak terbuang percuma.�
Tapi minimnya kepedulian kita terhadap kebersihan akan berpengaruh buruk pada diri kita sendiri. Contohnya, disaat kita membuang sampah sembarangan, kemudian hujan, sampah yang kita buang akan menyebabkan banjir. Alhasil, kita tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari seperti bekerja, sekolah,dan lebih parahnya lagi kita akan terserang penyakit.
Pada kenyataannya, sampah tidaklah salah. Tapi yang salah adalah perbuatan dari manusianya itu sendiri dalam membuang sampah. Kesadaran akan kebersihan harus ditingkatkan mulai dari sekarang. Khususnya di kalangan remaja yang akan menjadi penerus bangsa di kemudian hari.
Karena pada dasarnya, jika pemimpin tidak menjaga kebersihan, bagaimana dengan masyarakatnya. Yang seharusnya mencontoh perbuatan dari pemimpinnya.
Selain untuk mendapatkan derajat kesehatan yang lebih baik, lingkungan sehat juga bisa melahirkan kreativitas lebih. Ide-ide cemerlang pun bermunculan. Konsentrasi tetap terjaga, tidak terganggu oleh aroma bau, pemandangan pun sedap, indah untuk dipandang,tidak penuh sampah yang berserakan. Perasaan pun nyaman jadinya.
�Sekolah yang bersih sangat berkaitan dengan semangat belajar siswa.
Oleh karena itu, sebelum belajar pastikan dulu kelas dalam keadaan bersih. Agar siswa tidak malas belajar dan mampu menangkap dengan baik materi pelajaran,� kata Islahuddin Panggabean, selaku Wali Kelas XI SMK BBC Medan.
Remaja yang cerdas, seharusnya bisa lebih sadar dan peduli akan pentingnya kebersihan. Dengan melakukan hal-hal sederhana seperti, mengambil sampah yang berserakan tanpa harus di suruh, tidak merusak pohon-pohon atau tumbuhan lain disekitarnya dan melakukan go green!
Bayangkan jika kita sekolah di tempat yang sangat jorok kebersihan ruang dan sekitar tidak terjaga penuh sampah dan bau. Bisakah kita fokus? Tentu saja tidak, ini merupakan sebuah contoh kecil dari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Contoh kecil untuk para pelajar, seperti yang kita ketahui, bahwa semua pelajar diwajibkan menjaga kebersihan lingkungan sekolah khusunya kelas dengan cara menyapu kelas setiap hari, menyiram tanaman secara rutin, dan membuang sampah pada tempatnya.
Namun pada kenyataannya,hanya sedikit pelajar yang melakukan hal-hal di atas. Seperti yang dikatakan oleh Ketua Kelas XI SMK BBC Medan Ferry Hermansyah.
�Bagaimana kelas mau bersih, sedangkan siswa/i nya tidak memiliki motivasi untuk memiliki kelas yang bersih,� kata Ferry.
Memang bukan hal yang mudah untuk membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan, namun itu harus dimulai dari sekarang karena dengan melakukan hal-hal sederhana, otomatis kita menyelamatkan orang di sekitar kita. Jadi sudah seharusnya kita menjadikan menjaga kebersihan lingkungan di sekitar sebagai tanggung jawab masing-masing dan harus dilaksanakan!.
![[Resep] Cara membuat jus buah naga merah yang enak, segar, dan tidak bau langu](https://cdns.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2018/01/12/928822/540x270/resep-cara-membuat-jus-buah-naga-merah-yang-enak-segar-dan-tidak-bau-langu.jpg)